Seru, 7 Februari April Bakal Duet Dangdut bersama Rhoma Irama di Cirebon
kacenews.id-CIREBON-Gelaran Konser April & Rhoma Irama yang akan berlangsung di Stadion Ranggajati, Kabupaten Cirebon, pada Sabtu, 7 Februari 2026, tak sekadar menjadi ajang hiburan musik, tetapi juga dipandang sebagai momentum penting bagi penguatan budaya dangdut sekaligus penggerak aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat setempat.
Konser dangdut berskala nasional ini diproyeksikan menjadi salah satu agenda hiburan terbesar di wilayah Ciayumajakuning pada awal tahun 2026. Kehadiran H. Rhoma Irama, legenda hidup musik dangdut Indonesia, bersama April, penyanyi dangdut generasi baru yang tengah naik daun, menjadi magnet utama yang dinilai mampu menarik perhatian publik lintas generasi.
Koordinator Promosi dan Publikasi konser, Hendra, mengungkapkan bahwa Kabupaten Cirebon dipilih sebagai lokasi karena memiliki basis penggemar dangdut yang kuat, sekaligus letak geografis yang strategis sebagai titik pertemuan masyarakat dari berbagai daerah di Jawa Barat.
“Selain menghadirkan hiburan berkualitas, konser ini diharapkan mampu menggerakkan sektor ekonomi lokal, mulai dari UMKM, jasa transportasi, hingga sektor pendukung lainnya,” ujar Hendra, Jumat (30/1/2026).
Ia menilai pertemuan Rhoma Irama dan April dalam satu panggung mencerminkan kesinambungan musik dangdut Indonesia. Rhoma Irama dikenal konsisten menyuarakan pesan moral dan sosial melalui karya-karyanya, sementara April merepresentasikan wajah baru dangdut yang terus berkembang mengikuti selera generasi masa kini.
Antusiasme masyarakat diprediksi tinggi, mengingat nama besar Rhoma Irama yang selalu menjadi daya tarik di setiap penampilannya, ditambah popularitas April yang tengah menanjak. Ribuan penonton dari Kabupaten Cirebon dan daerah sekitarnya diperkirakan akan memadati Stadion Ranggajati pada hari pelaksanaan.
Panitia mengajak masyarakat untuk turut menyukseskan konser ini dengan hadir dan menjadikannya sebagai ruang perayaan musik rakyat yang aman, tertib, dan inklusif.
Konser April & Rhoma Irama diharapkan tidak hanya menjadi tontonan semata, tetapi juga meninggalkan jejak sebagai peristiwa budaya yang memperkuat posisi dangdut sebagai musik nasional yang hidup dan terus beradaptasi dengan perkembangan zaman.(Mail)





