Ayumajakuning

Hujan Seharian dan Angin Kencang Dua Rumah Warga Jatitujuh Ambruk

kacenews.id-MAJALENGKA-Hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, selama lebih dari sepekan terakhir mengakibatkan dua unit rumah warga di Kecamatan Jatitujuh dan Malausma, Kabupaten Majalengka ambruk, Kamis (29/1/2026) sore.

Rumah yang mengalami ambtruk akibat hujan deras dan rumah tidak bisa menahan beban derasnya hujan serta angin kencang adalah milik Sarini, warga Blok Sumur Sindu, Desa Sumber Wetan, Kecamatan Jatitujuh. Bagian atap penyangga genteng (sunda: layeus) rumah tersebut roboh dan menimpa seluruh perabotan yang berada di dalam rumah.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena saat kejadian, pemilik rumah sedang berada di luar rumah.

Kepala Desa Sumber Wetan, Usi Sanusi, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.00 WIB saat hujan disertai angin masih mengguyur wilayah tersebut

“Lebih dari satu pekan ini wilayah kami diguyur hujan dan angin. Kondisi rumah memang sudah rapuh, sehingga tidak kuat menahan beban atap,” ujar Usi Sanusi.

Ia menjelaskan, rumah tersebut dihuni oleh seorang lansia bersama satu orang anak dan dua orang cucunya. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian akibat ambruknya bangunan ditaksir mencapai lebih dari Rp50 juta.

Saat ini, pemerintah desa bersama warga setempat bergotong royong melakukan perbaikan sementara sambil menunggu adanya bantuan dari Pemerintah Kabupaten Majalengka untuk penanganan lebih lanjut.

Rumah lainnya yang ambruk adalah milik Sanusi (66) warga Blok Cipicung, Desa Werasari, Kecamatan Malausma yang juga disebabkan intensitas hujan tinggi dan angin kencang, Kamis (29/01/2026) sore.

Kapolsek Malausma Polres Majalengka Ipda Riyana menuturkan ambruknya rumah Sanusi diduga karena konstruksinya sudah tua sehingga tidak dapat menahan beban air hujan yang terus mengguyur disertai angin kencang selama beberpa hari terakhir.

Akibat rumahnya ambruk kini Sanusi mengungsi di rumah anaknya.(Tat)

Related Articles

Back to top button