35 Atlet PBSS Kuningan Siap Tempur di Kejurnas 2026
kacenews.id-KUNINGAN-Perguruan Silat Paguyuban Baroedak Silat Sekolah (PBSS) Pencak Silat Klub Bersatu atau lebih dikenal dengan sebutan PBSS Kuningan secara resmi mengumumkan kesiapan delegasi terbaiknya untuk bersaing di kejuaraan nasional (Kejurnas) pencak silat 2026. Sebanyak 35 atlet siap tempur setelah melewati fase kurasi yang ketat dan pemusatan latihan intensif di Padepokan IPSI Kuningan.
Keikutsertaan kontingen dalam jumlah masif tersebut mencakup tiga kategori usia utama. Yakni 12 atlet kategori Usia Dini (setingkat SD/MI), 15 atlet kategori Pra Remaja (setingkat SMP/MTs) dan 8 atlet kategori Remaja (setingkat SMA/SMK). Komposisi ini dirancang secara sistematis untuk memastikan regenerasi atlet tetap berjalan beriringan dengan target perolehan medali.
Ketua Kontingen PBSS Kuningan, Quinsha Revelitas Irwandi Puteri atau yang akrab disapa Teteh Aling menyatakan, seluruh elemen tim saat ini berada dalam kondisi prima. Kejurnas 2026 adalah ajang uji coba untuk mengukur kemampuan penguasaan teknik dan mental atlet atas disiplin latihan yang telah dijalani selama berbulan-bulan. Fokus utama tahun ini adalah memberikan jam terbang bagi para atlet muda. Dengan mengirimkan 12 pesilat pada kategori Usia Dini, PBSS Kuningan berupaya menanamkan mentalitas juara sejak dini. Sementara itu, kehadiran 15 atlet Pra Remaja diharapkan menjadi kekuatan pendobrak di kelas tanding dan seni. Didukung oleh 8 atlet kategori Remaja yang telah memiliki pengalaman tanding. Namun tantangan terbesar di gelanggang pertandingan bukan hanya terletak pada penguasaan teknik yang selama ini telah dilatih tapi kematangan psikologis sehingga strategi yang diterapkan tim pelatih meliputi penguatan ketahanan fisik serta simulasi pertandingan yang menyerupai tekanan di arena. Hal ini dilakukan agar ke-35 atlet tersebut mampu mengeksekusi strategi dengan tenang dan disiplin saat berhadapan dengan lawan dari berbagai daerah. “Kami akan berjuang maksimal pada Kejurnas 2026 ini. Semoga apa yang diharapkan sekaligus ditargetkan dapat tercapai sesuai harapan. Serta mental para atlet semakin kuat sehingga regenerasi atlet pelajar di lingkup PBSS Kuningan bisa terus berjalan sesuai yang diinstruksikan oleh Guru Besar,” tutur siswa SMAN 3 Kuningan, Senin (26/1/2026).
Kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) PBSS Kuningan, Gunawan Firdaus menerangkan, pelaksanaan Kejurnas 2026 akan dihelat pada akhir Januari dan awal Februari 2026. Dari beberapa tempat penyelenggaraan pertandingan silat, pihaknya menyepakati mengikuti pertandingan di Kabupaten Indramayu saja. Sedangkan atlet yang dikirimkan untuk bertanding, tidak semuanya. Namun hanya perwakilan beberapa satuan latihan (Satlat) yang dianggap berpotensi sekaligus mereka yang disiplin mengikuti pemusatan latihan (TC) secara terjadwal di tingkat pusat. Karena meskipun atletnya berbakat tetapi kalau malas latihan atau jarang latihan, maka akan percuma saja. Beberapa atlet yang diterjunkan, ada perwakilan dari MI PUI Kramatmulya, SMAN 3 Kuningan, MTs Arruhamma, SMPN 1 Kuningan, SMPN 2 Kuningan, Windusengkahan, Ciwaru, Winduhaji, pesantren, SMPN 1 Jalaksana, SDN Garawangi dan beberapa sekolah lainnya. “Pertandingan kali ini pun untuk memupuk kebersamaan dan kekompakan antar anggota karena gabungan dari beberapa sekolah supaya mereka tetap satu komando sesuai ajaran Guru Besar PBSS Kuningan. Suatu saat, manusia akan saling membutuhkan,” tutur mahasiswa Universitas Kuningan (Uniku).(Ya)

