CirebonRaya

Pemkot Cirebon dan BBWS Tepati Janji Normalisasi Sungai Sukalila

kacenews.id-CIREBON-Pemerintah Kota Cirebon bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung menepati janji melakukan pengerukan sedimentasi Sungai Sukalila, Senin (26/1/2026).

Langkah ini merupakan realisasi dari komitmen pemerintah daerah membenahi infrastruktur sungai guna meminimalisasi risiko banjir dan meningkatkan penataan kota.

Pengerjaan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini difokuskan pada pengangkatan material sedimentasi yang telah mendangkalkan aliran sungai. Pengangkatan material sedimentasi ini dikerjakan terlebih dahulu di Jalan Kali Baru Utara.

Wali Kota Cirebon Effendi Edo meninjau langsung proses pengerukan. Ia memprediksi proses pengerukan sedimentasi Sungai Sukalila di Jalan Kali Baru, memakan waktu sekitar satu setengah bulan atau 45 hari.

“Hari Senin ini, kita sudah mulai tahap pengerukan. Mudah-mudahan dalam satu bulan, sampai satu setengah bulan sudah bisa mencapai titik jembatan,” kata Edo.

Setelah dilakukan pengerukan sedimentasi Sungai Sukalila di Jalan Kalibaru, ke depannya dilakukan pengerukan sedimentasi di wilayah Jalan Sukalila Selatan.

“Pengerukan sedimentasi ini dilakukan secara bertahap, setelah di Kalibaru kita akan bergeser ke Jalan Sukalila Selatan,” katanya.

Untuk menampung material hasil pengerukan, pihak pelaksana telah menyiapkan dua titik lokasi pembuangan (disposal site), yaitu di kawasan Kesenden dan Kebon Baru.

“Pembagian lokasi ini dilakukan untuk memastikan proses pengangkutan sedimen berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat sekitar secara berlebihan,” katanya.

Proyek ini merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kota Cirebon dan BBWS, baik dari sisi pengerjaan teknis maupun pendanaan. Setelah tahap pengerukan selesai, pemerintah berencana melanjutkan ke tahap penataan bantaran sungai agar lebih rapi dan estetis.

“Ini tahap awal pengerukan dulu secara bertahap. Nanti setelah itu ada penataan yang lainnya. Tahun ini harus selesai semua, termasuk penataannya,” tambahnya.

Pemerintah berharap seluruh elemen masyarakat Kota Cirebon mendukung kelancaran proyek tersebut. Dukungan warga dinilai krusial agar target penyelesaian penataan Sungai Sukalila di tahun 2026, dapat tercapai tanpa kendala berarti.(Cimot)

Related Articles

Back to top button