CirebonRaya

Gagal Tawuran Puluhan Pelajar SMP dan SMK Diamankan Anggota Polsek Jatiwangi

kacenews.id-MAJALENGKA-Sejumlah pelajar SMP dan SMK nyari terjadi aksi rawuran namun berhasil digagalkan akibat aksi mereka diketahui sejumlah warga yang berusaha membubarkannya serta polisi dari Polsek Jatiwangi langsung mendatangi lokasi kejadian, Sabtu (24/1/2025).

Daru aksi tersebut polisi berahsil mengamankan 3 buah senjata tajam dan sejumlah sepeda motor serta mengamankans ejumlah pelajar yang terlibat aksi tawuran.

Menurut keterangan Kapolsek Jatiwangi Ajun Komisaris Polisi Rudy Djunardi, aksi tawuran yang melibatkan siswa dari sejumlah SMP dan SMK ini tyerjadi sekitar pukul 15.30 WIB

Aksi tawuran rencananya akan dilakukan di Jalan Desa Cicadas, Kecamatan Jatiwangidan melibatkan sejumlah pelajar dari beberapa sekolah, di antaranya, siswa SMPN 1 Jatiwangi sebanyak 11 orang, SMPN 4 Jatiwangi 4 orang, SMPN 2 Jatiwangi 7 orang, SMK PGRI Jatiwangi sebanyak 1 orang, SMP Muhammadiyah Jatiwangi sebanyak 1 orang, serta kelompok pelajar yang tergabung dalam basis “2 Jatiwangi All Base”.

“Berdasarkan keterangan sejumlah pelajar yang terlibat, kejadian tersebut berawal dari tantangan tawuran melalui media sosial Instagram. Pelajar SMPN 1 Jatiwangi menantang pelajar SMPN 2 dan SMPN 4 Jatiwangi dengan kata-kata “gagi 3-3 GB (gobangan/main pakai alat)” yang kemudian dibalas dengan kalimat “nya gagi isukan”. ungkap Kapolsek Rudy.

Dijelaskan Rudy, keesokan harinya para pelajar sepakat untuk bertemu di lokasi COD di wilayah Bengkok, Desa Cicadas. Kelompok pelajar SMPN 1 Jatiwangi berkumpul di area persawahan Tanah Beureum, Desa Loji, dengan menggunakan 4 kendaraan roda dua dan berjumlah 11 orang. Namun, karena melihat jumlah lawan yang lebih banyak, kelompok tersebut sempat memutar balik.

Setelah itu, kelompok SMPN 1 Jatiwangi kembali bergerak ke arah Jatisura untuk mencari kelompok pelajar SMPN 2 Jatiwangi (JOD/Jatiwangi Of Danger). Kejar-kejaran pun terjadi hingga ke perempatan lampu merah Jatiwangi, di mana kelompok JOD terjatuh di area tempat cuci steam dan menabrak trotoar. Akibat kejadian tersebut, dua sepeda motor dari pihak lawan terjatuh, sehingga kelompok SMPN 1 Jatiwangi langsung membubarkan diri.

Sementara itu, dari keterangan lain diketahui bahwa admin sebelumnya mengajak sejumlah pelajar secara pribadi melalui pesan media sosial untuk melakukan tawuran. Ajakannya kemudian meluas hingga melibatkan pelajar dari MTsN PUI Ranji, SMP 2 Kasokandel, serta beberapa pelajar lainnya. Sekitar 21 orang dengan menggunakan 8 kendaraan roda dua sempat bergerak menuju lokasi sebelum akhirnya membubarkan diri karena kehadiran warga.

Dalam upaya pencegahan tersebut, Polsek Jatiwangi berhasil mengamankan sebanyak 24 orang pelajar dan menyita 3 (tiga) bilah senjata tajam sebagai barang bukti. Seluruh pelajar yang diamankan kemudian dibawa ke Mapolsek Jatiwangi untuk dilakukan pembinaan.

Polsek Jatiwangi memanggil orang tua atau wali dari seluruh pelajar yang terlibat, perwakilan pihak sekolah serta perangkat desa dan memberikan arahan langsung kepada para pelajar oleh Kapolsek Jatiwangi yang didampingi orang tua dan pihak sekolah.

Para pelajar diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya, disaksikan oleh orang tua dan perwakilan sekolah.

“Kami berharap kejadian serupa tidak terulang kembali serta mengimbau para pelajar untuk menjauhi tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.” Ungkapnya.(Tat)

Related Articles

Back to top button