Syok, Guru SMAN 1 Susukan Meninggal Usai Kanopi Lapangan Ambruk
kacenews.id-CIREBON-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon menurunkan tim ke SMAN 1 Susukan menyusul ambruknya kanopi atap lapangan sekolah pada Rabu (21/1/2026).
Sekretaris BPBD Kabupaten Cirebon, Syamsul Huda, membenarkan laporan tersebut. Ia mengatakan tim BPBD segera melakukan penanganan awal sekaligus assessment untuk memastikan kondisi lokasi aman bagi warga sekolah.
“Tim sudah kami terjunkan ke lokasi untuk assessment awal. Saat ini kami masih mengumpulkan data terkait penyebab kejadian, tingkat kerusakan, serta potensi bahaya lanjutan,” ujar Syamsul Huda.
Insiden ambruknya kanopi terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Kanopi yang biasanya digunakan untuk upacara dan kegiatan luar ruang siswa tiba-tiba roboh. BPBD memastikan tidak ada korban yang tertimpa reruntuhan, karena saat kejadian para siswa berada di pinggir lapangan.
Meski tidak ada korban langsung dari reruntuhan, peristiwa ini sempat menimbulkan kepanikan di lingkungan sekolah. BPBD mengimbau pihak sekolah untuk sementara membatasi aktivitas di area terdampak hingga hasil assessment dinyatakan aman.
“Kami fokus memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan yang mengancam keselamatan siswa maupun tenaga pendidik,” tambah Syamsul.
Wakil Kepala SMAN 1 Susukan, Purnama, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, faktor cuaca ekstrem, berupa angin kencang disertai gerimis, menjadi pemicu ambruknya kanopi.
Selain itu, satu guru dilaporkan meninggal dunia tak lama setelah kejadian. Pihak sekolah menegaskan, korban tidak meninggal akibat tertimpa atap kanopi. Dugaan sementara penyebab meninggalnya guru tersebut adalah serangan jantung yang muncul akibat syok setelah insiden.
“Guru yang meninggal bukan karena tertimpa atap. Korban mengalami kondisi darurat sesaat setelah kejadian dan sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong,” jelas Purnama.
BPBD Kabupaten Cirebon masih melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan penyebab pasti ambruknya kanopi dan mengambil langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.(Mail)





