CirebonRaya

Viral, Pesta Gay Hebohkan Cirebon, Qorib: Jangan Ada Pembiaran, Ini Bisa Picu Konflik Sosial

kacenews.id-CIREBON-Media sosial (medsos) dihebohkan dengan beredarnya sebuah video 0,35 detik saat Disc Jockey (DJ) tampil dan ditonton puluhan pengunjung tempat hiburan malam yang diduga berlokasi di wilayah Kabupaten Cirebon.

Di detik ke 0,10, terlihat dua pengunjung pria berbuat tidak senonoh dengan berciuman sesama jenis sembari berjoget mengikuti alunan musik DJ. Hal tersebut, menimbulkan spekulasi dugaan adanya aktivitas pesta LGBT di salah satu tempat hiburan malam itu.

Rekaman tersebut memicu perhatian luas dan menuai reaksi keras dari masyarakat karena terlihat sejumlah pria berjoget mengikuti alunan musik dengan perilaku yang dinilai menyimpang dari norma sosial setempat.

Keberadaan video dan materi promosi tersebut dinilai mencoreng nilai sosial dan religius masyarakat Cirebon yang selama ini dikenal sebagai daerah dengan identitas keagamaan yang kuat.

Tokoh masyarakat Kabupaten Cirebon sekaligus pengamat hukum, Qoribullah menyatakan keprihatinannya atas dugaan aktivitas LGBT yang terjadi secara terbuka di wilayah tersebut.

“Jika benar video ini menggambarkan pesta LGBT yang dilakukan secara terbuka, maka ini sangat memprihatinkan. Cirebon memiliki nilai religius dan kultural yang seharusnya dijaga bersama,” ujarnya, Kamis (22/1/2026).

Menurutnya, pemerintah daerah dan aparat penegak hukum perlu bersikap tegas dan tidak menutup mata terhadap dugaan aktivitas yang telah menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Pembiaran terhadap aktivitas seperti ini berpotensi memicu konflik sosial. Aparat harus segera menyelidiki dan memastikan kebenaran video serta menindak sesuai hukum yang berlaku,” tegas Qoribullah.

Ia pun mengajak tokoh agama, ulama, dan pimpinan pondok pesantren untuk turut bersuara dan berperan aktif menjaga nilai moral serta kondusivitas sosial di Kabupaten Cirebon.

“Ini bukan sekadar persoalan viral, tetapi menyangkut ketertiban sosial dan jati diri daerah,” pungkasnya.(Jak)

Related Articles

Back to top button