Ragam

Jelang Keberangkatan Ibadah, Jemaah Umrah TMB Tour and Travel Cirebon Ikuti Manasik

 

 

 

 

 

kacenews.id-CIREBON- PT Teguh Madani Bersahabat (TMB) Tour and Travel Cirebon menggelar manasik umrah bagi calon jemaah. Kegiatan ini dilaksanakan  sebagai persiapan jemaah umrah yang dijadwalkan berangkat pada 31 Januari 2026.

Keberangkatan ini akan diikuti sekitar 75 jemaah dan dipimpin langsung oleh Gus Aldi, seorang Youtuber Shalawat.

Direktur PT TMB Tour and Travel Cirebon, H. Teguh Sasmito mengungkapkan, program umrah yang dilaksanakan merupakan paket perjalanan selama sembilan hari. Jemaah akan diberangkatkan menggunakan penerbangan langsung dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Jeddah.

“Setibanya di Jeddah, jemaah akan melanjutkan perjalanan ke Madinah menggunakan bus dan menetap selama tiga hari. Setelah itu perjalanan dari Madinah ke Makkah menggunakan kereta cepat Haramain dengan waktu tempuh sekitar dua setengah jam,” katanya.

Menurutnya, penggunaan kereta cepat menjadi keunggulan tersendiri dibandingkan perjalanan darat menggunakan bus yang biasanya memakan waktu hingga tujuh sampai delapan jam. Di Makkah, jemaah akan menjalani rangkaian ibadah selama empat hari sebelum kembali ke Jeddah dan pulang ke Tanah Air.

Teguh menyampaikan, dalam kegiatan manasik, TMB tidak hanya memberikan pembekalan terkait tata cara ibadah umrah, tetapi juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan stamina jemaah. Hal ini mengingat perbedaan cuaca dan iklim di Tanah Suci yang cukup ekstrem.

“Cuaca di Makkah saat ini sekitar 15 derajat, dan di Madinah biasanya lebih dingin. Karena itu, kami tekankan agar jamaah benar-benar menjaga kondisi fisik,” katanya.

Keberangkatan umrah  ini juga akan didampingi sejumlah pembimbing, di antaranya Gus Aldi, Ketua Harian At-Taqwa Center sekaligus Ketua Perhimpunan Masjid se-Asia Tenggara, Ahmad Yani serta tim TMB. Selama di Tanah Suci, jemaah akan dipandu oleh para muthawwif berpengalaman.

Ia menyebutkan, rata-rata usia jemaah berkisar antara 35 hingga 60 tahun. Terdapat pula jemaah menggunakan kursi roda, yang diwajibkan didampingi oleh anggota keluarga demi kelancaran ibadah.

“Alhamdulillah, jemaah berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari dokter, TNI/Polri, para kiai, pegawai negeri, swasta, hingga masyarakat umum. Sekitar 90 persen jemaah merupakan peserta yang baru pertama kali melaksanakan umrah,” tuturnya.

Sementara itu, sebagai bagian dari persiapan, TMB juga mewajibkan jemaah mengikuti vaksinasi demi menjaga kesehatan selama perjalanan.Rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan acara pelepasan jemaah pada 30 Januari 2026 di Masjid Al Jabar Plumbon, sebelum bertolak menuju Bandara Soekarno-Hatta.

“Di bandara, kami menyediakan fasilitas lounge umrah khusus agar jamaah bisa beristirahat dengan nyaman sebelum keberangkatan. Semua ini kami lakukan untuk memastikan kekhusyukan ibadah serta kesehatan jemaah selama di Tanah Suci,” katanya.(Cimot)

 

Related Articles

Back to top button