Ayumajakuning

Mayat Perempuan di Gedung Eks KPRI Indramayu Seorang Ibu Rumah Tangga

kacenews.id-INDRAMAYU-Misteri penemuan mayat perempuan dalam kondisi membusuk di bekas gedung Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Mekar, Desa Sumuradem Timur Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu, akhirnya terungkap. Polisi memastikan identitas korban setelah melakukan serangkaian pemeriksaan dan pencocokan data.
Kapolres Indramayu melalui Kapolsek Sukra, IPTU Andi Supriyatna, menjelaskan peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Kaming (50), buruh harian lepas asal Dusun Satria, Desa Sumuradem Timur. Saat itu, Kaming melintas di sekitar gedung KPRI pada Jumat sore dan melihat sesuatu yang mencurigakan.
“Saudara Kaming melihat benda seperti Boneka atau patung yang duduk bersandar ditembok gerbang sebelah kanan dekat dengan Pohon mangga didepan halaman bekas Koperasi Pegawai Republik Indonesia Mekar,” kata IPTU Andi Supriyatna, Sabtu (10/1/2026).
Curiga dengan apa yang dilihatnya, informasi tersebut kemudian menyebar ke warga dan dilaporkan kepada aparat kepolisian. Mendapat laporan adanya penemuan mayat, Kapolsek Sukra bersama jajaran langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan.
IPTU Andi menambahkan, setelah pengamanan awal di Tempat Kejadian Perkara (TKP), pihaknya berkoordinasi dengan tim Inafis Polres Indramayu untuk melakukan olah TKP. Selanjutnya, jasad korban dievakuasi ke RS Bhayangkara guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Hasil pemeriksaan dan pencocokan identitas mengungkap bahwa mayat perempuan yang ditemukan pada Jumat, 9 Januari 2026 tersebut bernama Siti Aisyah (41), seorang ibu rumah tangga asal Desa Mekarjati Kecamatan Haurgeulis
Kabupaten Indramayu.
“Kepastian identitas korban ini diperoleh setelah polisi melakukan pencocokan data serta berkoordinasi dengan pihak keluarga. Dan identifikasi ini sudah dilakukan secara cermat untuk memastikan tidak terjadi kesalahan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, IPTU Andi juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap lingkungan sekitar dan tidak ragu melaporkan hal-hal mencurigakan kepada pihak berwenang.
“Kami berharap kepada masyarakat dapat cepat tanggap bila menemukan sesuatu kecurigaan, senantiasa dengan cepat melaporkan kepada yang berwenang, kepada Pemdes atau kami jajaran Polsek Sukra,” pungkas IPTU Andi.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut untuk memastikan penyebab kematian korban.(Apip)

Related Articles

Back to top button