Ayumajakuning

Saluran Tersumbat, Rumah Warga Cikijing Jebol Diterjang Banjir

kacenews.id-MAJALENGKA-Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Majalengka mengakibatkan rumah milik Hendriana warga Desa Jagasari, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, jebol akibat hantaman air dari saluran yang ada di belakang rumahnya, Rabu (07/01/2026) malam.

Menurut keterangan Kapolsek Cikijing Ajun Komisaris Polisi Asep Rusmawan, ambruknya tembok belakang rumah warga dikarenakan saluran air di belakang rumah tersebut tersendat sehingga tekanan air mengikis ke sela-sela tembok rumah.

“Kerusakannya cukup parah, namun saat kejadian para pemilik rumah saat itu sedang tidak berada di bagian dapur, tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.” ungkap Asep.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah mencatat, hujan deras dua hari yang melanda Desa Kasturi, dan Banjaransari, Kecamatan Cikijing mengakibatkan jebolnya saluran Sungai Cilutung hingga menyebabkan kerugian material dan sosial bagi masyarakat. Selain merendam ratusan rumah warga, banjir juga berdampak pada sektor pertanian, peribadatan, dan fasilitas umum.

Rumah warga yang terdampak banjir di Blok Situngsari dan Mekarsari sebanyak 269 unit , 50 hektare lahan persawahan, 30 kolam ikan milik warga, enam musala, aktivitas belajar mengajar yang terganggu di MTs, MD, dan SDN Kasturi termasuk layanan kesehatan di Puskesmas Gumuruh.

Bupati Majalengka Eman Suherman meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Desa Kasturi, Kecamatan Cikijing, Kamis (8/1/2026) untuk memastikan kondisi warga serta memantau penanganan darurat pasca banjir.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan sembako, alat kebersihan dan tikar. Hadir mendampingi kunjungan Bupati yakni Ketua Baznas, Kalak BPBD, Kadis PUTR, Kadinsos dan Camat Cikjing.

“Kami hadir langsung untuk melihat kondisi warga dan memastikan kebutuhan mendesak di lapangan. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Pemerintah daerah akan segera menindaklanjuti dengan bantuan serta penanganan lanjutan,” tegas Bupati Eman.

Ia juga meminta seluruh perangkat daerah terkait segera melakukan pendataan kerusakan secara menyeluruh serta menyiapkan langkah antisipasi jangka panjang guna meminimalkan risiko banjir di kemudian hari.

Penyebeb luapan

Bupati menyebut, salah satu penyebab meluapnya air adalah kondisi jembatan di sekitar Masjid At-Tin yang memiliki tiang penyangga besar di tengah aliran sungai, sehingga menyempitkan alur air. Kondisi tersebut diperparah oleh tumpukan sampah yang menyumbat salah satu sisi aliran.

“Saya sudah berkomunikasi dengan pihak BBWS Cisanggarung karena ini kewenangannya. Saya kirimkan foto kondisi jembatan tersebut dan mudah-mudahan segera dilakukan survei untuk menentukan langkah perbaikan,” jelas Eman .

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Majalengka tidak ingin persoalan banjir ini dibiarkan berlarut-larut dengan saling melempar kewenangan.

“Kalau terus saling lempar, masyarakat yang jadi korban. Ini tidak boleh dibiarkan. Kita akan duduk bersama, baik dengan BBWS maupun OPD terkait, untuk menentukan peran dan langkah penanganan ke depan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kasturi Yadi Supriadi mengatakan pihaknya bersama pemerintah desa, BPBD, dan unsur terkait terus melakukan koordinasi dan siaga di lokasi terdampak.

“Kami terus melakukan pendataan dan penanganan darurat. Aparat di lapangan tetap siaga, terutama menghadapi potensi hujan susulan,” ujarnya.

Salah seorang warga terdampak banjir, Dede (38) mengaku air datang dengan cepat setelah hujan deras cukup lama sehingga merendam rumah dalam waktu singkat.

“Air masuk cukup cepat setelah hujan deras. Banyak rumah terendam setinggi lutut dan kami hanya sempat menyelamatkan barang seadanya. Kami bersyukur Pak Bupati datang langsung melihat kondisi kami dan berharap ada solusi agar banjir tidak terulang,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Majalengka mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta segera melaporkan kondisi darurat kepada aparat setempat agar dapat ditangani dengan cepat.(Ta)

Related Articles

Back to top button