Kompack Kuningan Siap Jelajah Bukit Lambosir Bawah Kaki Gunung Ciremai
kacenews.id-KUNINGAN-Komunitas Motor Petualang Ciayumajakuning (Kompack) Kabupaten Kuningan memastikan kesiapan menggelar kegiatan touring, hiking, dan botram menuju Bukit Lambosir yang berada di bawah kaki Gunung Ciremai, tepatnya di Desa Setianegara, Kecamatan Cilimus, pada Sabtu (17/1/2026).
Kegiatan bertema refreshing alam terbuka ini mulai diminati para pecinta petualangan. Sejumlah peserta dari dalam maupun luar daerah telah mendaftarkan diri, baik secara perorangan, berkelompok, hingga pasangan suami istri. Para peserta akan menikmati keindahan alam Kuningan dengan udara sejuk melalui aktivitas touring, berjalan kaki, serta botram bersama di kawasan wisata Lambosir.
Dalam menjamin keamanan dan kenyamanan selama perjalanan, panitia menetapkan titik kumpul di area parkir Eiger Kuningan, Jalan Langlangbuana. Peserta diwajibkan sudah berada di lokasi pada pukul 06.30 WIB guna menerima arahan teknis terkait rute, start, dan finish kegiatan.
Rute touring dimulai dari Area Parkir Eiger Kuningan menuju Kelurahan Winduhaji, lampu merah Ciporangh, lampu merah Kedungarum, Tugu Kuningan Sajati, hingga Tugu Ikan di Jalan Lingkar Timur Sampora, Kecamatan Cilimus. Selanjutnya perjalanan dilanjutkan menuju Tugu Caracas, Tugu Kuda Kaliaren, masuk Desa Kaliaren, Kantor Desa Cibeureum, kawasan wisata Woodland, dan berakhir di Desa Setianegara.
“Untuk jalur motor dari Kuningan menuju finish kurang lebih sejauh 30,5 Km sedangkan bagi jalur hiking dari Desa Setianegara menuju lokasi Bukit Lambosir hanya berjarak kurang lebih 2 Km,” ungkap Ketua Kompack Kabupaten Kuningan, Jono, Rabu (7/1/2026).
Ia menegaskan, kegiatan ini tidak menuntut kecepatan maupun kemampuan khusus. Esensi utama yang diusung adalah kebersamaan dan pelepasan sejenak dari rutinitas harian.
“Dalam pelaksanaannya nanti, peserta tidak perlu cepat,tak perlu jago, namun yang penting hadir dalam kebersamaan. Dalam kegiatan tersebut, yang kita butuhkan bukan liburan mahal,tapi berangkat bersama-sama untuk meninggalkan sejenak rutinitas. Mari sama-sama untuk menarik napas di alam bebas dan tertawa di satu tikar botram yang sama,” katanya.
Jono juga mengajak seluruh peserta menikmati perjalanan dengan santai sambil meresapi suasana alam kaki Gunung Ciremai.
“Mari kita gas santai, untuk menyusuri jalan dan menantang tanjakan, lalu melangkah pelan menuju Bukit Lambosir. Luangken kesempatan yang baik ini untuk menikmati pagi, kabut tebal, dan cerita penuh kenangan sungguh menyenangkan,” tutur Jono.
Panitia mengimbau peserta menyiapkan perlengkapan pribadi, seperti pakaian olahraga dan topi. Jarak dari lokasi parkir motor atau tiket masuk menuju Bukit Lambosir sekitar 2 kilometer dengan durasi tempuh kurang lebih 40 menit. Medan yang dilalui memiliki elevasi 15 persen dengan dominasi tanjakan mencapai 85 persen serta berada di ketinggian 849 meter di atas permukaan laut.
Mengingat minimnya fasilitas warung di lokasi, peserta diwajibkan membawa bekal makanan dan minuman sendiri, baik berupa timbel maupun konsumsi lain yang menyegarkan dan menyehatkan.(Sul)

