Berkomitmen Jaga Stabilitas Kamtibmas, Polresta Cirebon Terus Perkuat Sinergi dengan Pemda dan Masyarakat
kacenews.id-CIREBON-Jajaran Polresta Cirebon menggelar Press Release Catatan Akhir Tahun 2025 di mapolresta setempat pada Rabu (31/12/2025)
Kegiatan ini sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas publik atas pelaksanaan tugas kepolisian sepanjang 2025.
Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, menyampaikan seluruh capaian kinerja yang diraih merupakan hasil sinergi kuat antara Polri, pemerintah daerah Pemda, dan masyarakat.
Pasalnya sepanjang 2025, Polresta Cirebon berkomitmen menjaga stabilitas kamtibmas melalui pendekatan humanis, preventif, sosial serta penegakan hukum yang profesional sebagai langkah akhir jika tindakan preemtif dan preventif tidak efektif.
“Meski terdapat dinamika gangguan kamtibmas, kami bersyukur angka penyelesaian perkara terus meningkat sebagai wujud kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan keadilan bagi masyarakat,”katanya.
Ia mengungkapkan, berdasarkan data jumlah Crime Total (CT) pada 2025 tercatat sebanyak 1.893 kasus dan Crime Clearance (CC) sebanyak 1.552 kasus atau sebanyak 81,9 persen, yang menunjukkan peningkatan kinerja pengungkapan perkara oleh jajaran Polresta Cirebon.
“Dari hasil pemetaan kriminalitas, lokasi kejadian terbanyak terjadi di jalan umum, dengan waktu rawan pada rentang pukul 12.00 hingga 14.59 WIB. Menyikapi hal tersebut, Polresta Cirebon meningkatkan patroli, penjagaan, serta kehadiran personel di titik-titik rawan,” katanya.
Menurutnya, Polresta Cirebon tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan langkah preemtif dan preventif yang menyentuh langsung masyarakat.
“Kami menjadikan kegiatan sambang, Jumat Curhat, Police Goes to School, serta pembinaan remaja dan anak yang berhadapan dengan hukum sebagai fondasi utama pencegahan. Tujuannya agar potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini dan masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri,” tuturnya.
Ia menyebutkan, Polresta Cirebon telah melaksanakan kegiatan preemtif secara massif. Di antaranya Door to Door System (DDS) sebanyak 222.821 kali, sambang masyarakat 66.076 kali, silaturahmi tokoh agama dan tokoh masyarakat 46.090 kali, deteksi dini dan penggalangan 12.065 kegiatan, Police Goes to School dan Pesantren 4.230 kegiatan, serta Jumat Curhat sebanyak 1.146 kegiatan.
Kemudian upaya preventif, kegiatan Turjawali dilaksanakan secara intensif melalui pengaturan sebanyak 69.410 kegiatan, penjagaan 61.376, pengamanan 7.169, pengawalan 1.752, serta patroli 7.708 kegiatan di seluruh wilayah hukum Polresta Cirebon.
“Upaya tersebut terbukti efektif dengan berhasil menggagalkan 60 aksi tawuran dan geng motor, mengamankan 122 senjata tajam, 110 unit kendaraan bermotor, serta melakukan pembinaan terhadap 228 remaja yang terlibat,” katanya.
Sumarni mengemukakan, pihaknya juga mengedepankan pendekatan pembinaan melalui pesantren kilat bagi anak yang berhadapan dengan hukum, pelatihan keterampilan ekonomi kreatif, serta kerja sama dengan Lapas Kelas IIA Cirebon sebagai langkah strategis mencegah pengulangan tindak pidana.
Dalam bidang penegakan hukum, persentase penyelesaian perkara tahun 2025 meningkat dengan persentase 72 persen, serta berhasil mengungkap sejumlah kasus menonjol, di antaranya pembunuhan, pertambangan ilegal, dan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
Untuk bidang narkotika, Polresta Cirebon berhasil mengungkap 138 kasus dengan 177 tersangka, serta mengamankan barang bukti berupa sabu 138,87 gram, tembakau sintetis 47,74 gram, ganja 3.620,31 gram, psikotropika 228 butir, serta obat keras terbatas sebanyak 257.246 butir.
“Kami juga melakukan pemusnahan 21.596 botol miras pabrikan, 41.884 botol miras jenis ciu, 5.698 liter miras jenis tuak, serta 14.545 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis sebagai hasil KRYD dan Operasi Pekat,” kata Sumarni.
Sementara itu, dalam mendukung program pemerintah, Polresta Cirebon memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, di antaranya memiliki 269 anak asuh stunting dan mendukung ketahanan pangan.
“Melalui penanaman jagung pipil di lahan seluas 455,445 hektare dengan hasil 1.980,035 ton, serta membantu penyaluran beras SPHP sebanyak 781.845 kilogram dari total target 6.018 kilogram. Polresta Cirebon juga memiliki 1 SPPG dan 2 SPPG yang akan dibangun dan beroperasi pada Februari 2026,” tuturnya.
Kemudian untuk kegiatan sosial, Polresta Cirebon melaksanakan kegiatan sosial berupa bedah rumah (rutilahu) sebanyak 24 unit, pembangunan empat MCK, serta pembangunan satu Pondok Presisi Mengaji dan tiga sumur bor yang dibangun untuk masyarakat.(Junaedi)





