Raker dan Seminar HU Kabar Cirebon, Bupati Majalengka: Kebiasaan Membaca Bisa Menjadi Pondasi Penting Dalam Menyiapkan Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
kacenews.id-MAJALENGKA-Di tengah derasnya arus digitalisasi, manajemen Harian Umum (HU) Kabar Cirebon menegaskan satu sikap yakni media cetak belum waktunya turun panggung.
Komitmen itu mengemuka dalam rapat kerja (Raker) yang dikemas dalam seminar bertema “Membangun Generasi Berkualitas Menuju Indonesia Emas”, di Home Stay Rumah Pinus Desa Argalingga Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka, Sabtu–Minggu (20–21/12/2025).
Suasana sejuk alam kaki Gunung Ciremai seolah menjadi energi tambahan bagi jajaran manajemen dan karyawan yang hadir.
Raker ini diikuti Dewan Komisaris PT Pikiran Rakyat Bandung H Agus Nugraha, Direktur PT Berkah Pikiran Rakyat H Moch Ai Nurdin, Komisaris Utama Izaak Carel Marusama, Komisaris Agus Sopian, Advisor Rahman Kurnia, Pemimpin Umum, Asep Iswayanto serta seluruh unsur karyawan Kabar Cirebon Group.
Dalam paparannya, Direktur PT Berkah Pikiran Rakyat, H Moch Ai Nurdin, menegaskan, media masa cetak masih bisa bertahan dan akan tetap terbit karena adanya kebetuhan yang tak boleh memudar.
Media massa cetak juga masih menjadi rujukan dan menangkal hoaks meski demikian perubahan itu sebuah keniscayaan, mau tidak mau harus melakukan penyesuai dan pengambangan usaha.
“Saat ini, Kabar Cirebon hadir dalam bentuk online, medsos bahkan TV. Hal ini semata-mata untuk memberikan layanan informasi kepada masyarakat yang akurat, cepat dan dapat dipercaya,” ujarnya.
Ia pun menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah di wilayah Ciayumajakuning yang selama ini dinilai konsisten mendukung ekosistem media dan literasi.
Sementara Bupati Majalengka Eman Suherman mengapresiasi kegiatan Raker dan Seminar Kabar Cirebon.
“Saya mendukung kegiatan Kabar Cirebon apalagi diadakan di Majalengka yang secara tidak langsung memplubikasikan tempat-tempat wisata alam yang layak dikunjungi,” ujarnya.
Menurutnya, peran media cetak khususnya masih memiliki peran strategis di tengah era digital yang serba cepat.
Keberlangsungan media cetak tidak bisa dilepaskan dari penguatan budaya literasi. Ia menilai, kebiasaan membaca menjadi fondasi penting dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
“Literasi harus terus digalakkan. Ini bukan hanya tugas pemerintah daerah saja, tapi juga membutuhkan dukungan semua pihak termasuk media ,” katanya.
Lebih jauh Bupati Majalengka juga mengakui terkait indikator pembangunan yang dipimpinnya saat ini menunjukkan tren positif dan konsisten.
Hal itu ditandai dengan pertumbuhan ekonomi Majalengka yang mencapai 6,38 persen, kategori tinggi dan itu di atas rata rata kota dan kabupaten di Jawa Barat.
Bukan hanya itu, lanjut dia, inflasi di Majalengka pun terkendali dengan ditandai daya beli masyarakat yang tetap stabil dengan tingkat inflasi 2,99 persen (YoY) per Oktober 2025.
IPM Tertinggi di Ciayumajakuning
Prestasi lainnya pun, mengenai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Majalengka yang naik menjadi 72,37 dan masuk kategori tinggi.
Raihan ini menjadi peringkat pertama di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan (Ciayumajakuning). “Alhamdulillah, IPM Majalengka kembali naik dan kini menjadi yang tertinggi di Ciayumajakuning. Ini buah kerja keras bersama dalam meningkatkan kualitas SDM,” ujar Eman.
Kemiskinan dan Stunting Menurun
Penduduk miskin di Majalengka pun turun menjadi 10,31 persen pada 2025 dari 10,82 persen tahun sebelumnya. Untuk stunting sendiri berhasil ditekan hingga 3,11 persen berdasarkan data e-PPGBM.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) Majalengka menurun menjadi 3,62 persen, terendah dalam lima tahun terakhir. Kondisi ini menunjukkan meningkatnya penyerapan tenaga kerja, baik dari sektor industri, UMKM, hingga ekonomi kreatif.
Eman menegaskan bahwa semua capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan baik dari kinerja ASN, dan instansi maupun lembaga terkait lainnya.
“Prestasi ini menandakan pembangunan Majalengka semakin matang, terukur, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Eman menambahkan, terkait penghargaan dari Harian Kabar Cirebon dan prestasi yang telah ditorehkannya saat ini, bukan semata-mata pencapaian pribadi, tapi buah dari kerja kolektif seluruh masyarakat Majalengka.
“Penghargaan dan prestasi ini saya persembahkan untuk rakyat Majalengka. Setiap capaian pembangunan ini merupakan hasil gotong royong, kerja keras OPD, pelaku usaha, tokoh masyarakat, hingga para pemuda yang ikut membangun Majalengka Ini adal tegasnya.
Dia menambahkan, penghargaan Kabar Cirebon Awards 2025 menjadi pengingat bahwa pemerintahan daerah harus terus menjaga ritme kerja, memperkuat pelayanan maksimal, dan memastikan pembangunan benar-benar dirasakan betul manfaatnya oleh masyarakat.
“Majalengka tidak boleh berjalan biasa-biasa saja. Kita harus berlari, bekerja lebih cepat, dan memastikan kesejahteraan semakin nyata untuk mewujudkan Majalengka Langkung Sae,” tuturnya.(Jep)





