Tunjukkan Kualitas Kemampuan di BK Porprov, Atlet Menembak Kabupaten Cirebon Tumbangkan Daerah Unggulan
kacenews.id-CIREBON- Kerja panjang pembinaan atlet menembak Kabupaten Cirebon mulai menunjukkan hasil nyata. Pada Babak Kualifikasi (BK) Porprov XV Jawa Barat (Jabar) yang digelar di Lapang Tembak KONI Jabar, Kota Cimahi pada 17–21 Desember 2025, kontingen Kabupaten Cirebon tampil solid dan konsisten hingga berhasil mengamankan delapan medali sekaligus tiket ke ajang Porprov.
Dengan menurunkan 18 atlet dari berbagai nomor, Kabupaten Cirebon membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan baru cabang olahraga menembak di Jawa Barat. Raihan 2 medali emas, 2 perak, dan 4 perunggu bukan hanya menjadi catatan prestasi, tetapi juga gambaran kesiapan atlet menghadapi persaingan di level yang lebih tinggi.
Dominasi Cirebon mulai terasa pada hari kedua pertandingan. Di nomor senapan angin 10 meter beregu putra menjadi pembuka kesuksesan setelah Ali Nurrahman dan Try Ardhi Sulaiman tampil tenang dan presisi dengan torehan 1.230,9 poin. Hasil tersebut menempatkan Kabupaten Cirebon di posisi teratas, mengungguli Kota Bandung dan Kabupaten Purwakarta.
Performa individu tak kalah mengesankan. Hafidz Alif Alamsyah tampil sebagai yang terbaik pada nomor senapan angin 10 meter putra terbuka, mengamankan medali emas kedua bagi Cirebon. Keberhasilannya mengalahkan atlet-atlet unggulan dari Purwakarta dan Bogor menunjukkan kualitas atlet muda Cirebon yang semakin matang secara teknik dan mental.
Selain emas, konsistensi juga terlihat dari raihan medali perak Try Ardhi Sulaiman pada nomor senapan angin standar 10 meter putra dan Ali Nurrahman di nomor senapan angin 10 meter putra. Sementara Hazril Tri Rahman menyumbang perunggu dari nomor senapan angin 10 meter putra terbuka.
Pada hari terakhir BK Porprov, Kabupaten Cirebon kembali menambah tiga perunggu dari nomor 10 meter Team Air Pistol Women, 10 meter Team Air Pistol Men, dan 10 meter Air Pistol Men Standard, menegaskan kedalaman skuad yang dimiliki.
Pelatih menembak Kabupaten Cirebon, Zainal, menilai hasil ini sebagai indikator positif dari program pembinaan yang selama ini dijalankan. Menurutnya, para atlet tidak hanya mengejar medali, tetapi juga belajar menghadapi tekanan pertandingan sejak babak kualifikasi.
“Ini baru BK, tapi atlet sudah menunjukkan mental bertanding yang baik dan konsisten. Artinya, fondasi mereka sudah terbentuk,” katanya.
Meski demikian, ia mengakui masih ada tantangan nonteknis yang perlu mendapat perhatian, terutama bagi atlet pelajar yang harus membagi waktu antara pendidikan dan latihan.
“Kami berharap dukungan dari KONI dan Dinas Pendidikan agar atlet pelajar mendapat dispensasi latihan. Dengan begitu, persiapan menuju Porprov bisa lebih optimal,” katanya.
Dengan bekal hasil BK Porprov XV Jabar ini, cabang olahraga menembak Kabupaten Cirebon kini tak hanya menatap Porprov sebagai peserta, tetapi juga sebagai penantang serius perebutan medali emas.(Is)





