Gelar Sejumlah Kegiatan Sambut Hari Ibu, Pemkab Cirebon Dorong Perempuan Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif Keluarga
kacenews.id-CIREBON-Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKBP3A) menyelenggarakan lomba kreasi batik donat Nusantara dan pelatihan kelompok industri rumahan, Senin (15/12/2025). Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Ibu ini sebagai upaya mendorong perempuan untuk tampil sebagai penggerak ekonomi keluarga yang kreatif dan mandiri.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata keberhasilan program Perempuan Penuh Semangat, Optimis, Nyata dan Amanah (PESONA) yang selama setahun terakhir membina kelompok industri rumahan di seluruh kecamatan. Para peserta yang terlibat bukan sekadar mengikuti lomba, tetapi menampilkan hasil transformasi dari proses pendampingan berkelanjutan.
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Pengarusutamaan Gender DPPKBP3A Kabupaten Cirebon, Siti Komariyah, menyampaikan, kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan ruang apresiasi sekaligus penguatan kepercayaan diri perempuan pelaku usaha.
“Para peserta adalah perempuan yang sebelumnya kami dampingi melalui program PESONA. Saat ini mereka sudah mampu menghasilkan produk bernilai ekonomi. Lomba ini bukan tujuan akhir, tetapi pengakuan atas kemandirian dan ketekunan mereka,”katanya.
Ia mengungkapkan, sebanyak 80 peserta dari 40 kecamatan ambil bagian dalam lomba ini. Masing-masing kecamatan mengirimkan dua orang perwakilan yang mengikuti lomba atas nama kelompok industri rumahan. Selama satu bulan, persiapan dilakukan melalui koordinasi lintas sektor guna memastikan kualitas pelaksanaan dan penilaian.
Menurutnya, penilaian dilakukan oleh dewan juri dari berbagai unsur, mulai dari Disperindag, PKK, GOW, pelaku usaha, hingga chef profesional. Hal ini dilakukan agar aspek kreativitas, rasa, nilai jual, dan inovasi produk dapat dinilai secara menyeluruh.
Kemudian hasil lomba menetapkan Kecamatan Kapetakan sebagai juara pertama dengan produk telur asin dan sambal garing. Disusul peringkat kedua diraih Kecamatan Talun dengan produk donat dan Kecamatan Weru di posisi ketiga dengan kue bolu serta brownies. Lalu juara keempat ditempati Kecamatan Suranenggala dengan produk siwang, serta juara kelima oleh Kecamatan Arjawinangun dengan produk mochi.
Keunikan lomba ini terletak pada konsep donat bermotif batik, yang memadukan kreativitas kuliner dengan nilai budaya nusantara. Kreasi tersebut diharapkan mampu menjadi identitas produk unggulan industri rumahan Cirebon di masa mendatang.
Siti mengemukakan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ibu yang puncaknya akan digelar pada 22 Desember. Hadiah telah diserahkan kepada para pemenang sebagai bentuk penghargaan atas inovasi dan kerja keras mereka.
Selain lomba, DPPKBP3A juga mendorong seluruh wilayah di Kabupaten Cirebon untuk aktif memperingati Hari Ibu sebagai momentum strategis penguatan peran perempuan, khususnya dalam meningkatkan ekonomi keluarga melalui industri rumahan.
“Perempuan harus berdaya secara ekonomi. Ketika perempuan mampu menghasilkan produk bernilai, maka keluarga dan lingkungan sekitarnya ikut kuat,” kata Siti Komariyah.(Is)





