Ayumajakuning

Tenggelam di Sungai Cisanggarung, Jenasah Siswa SMPN 3 Ciawigebang Ditemukan

kacenews.id-KUNINGAN-Tim gabungan terdiri dari BPBD Kuningan, Basarnas, Polri, TNI,
relawan, dan masyarakat, akhirnya menemukan jasad Gio Borneo Sanjaya Bin Putra (14 tahun), siswa SMPN 3 Ciawigebang yang terseret arus Sungai Cisanggarung.

Jasad korban ditemukan Kamis, (11/12/2025). Korban tercatat sebagai warga Dusun Manis, Desa Kramatmulya Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan. Ia ditemukan di Sungai Cisanggarung sekitar Desa Benda, Kecamatan Luragung dalam kondisi meninggal dunia. Musibah tragis tersebut berawal di Sungai Cisanggarung atau tepatnya di Blok Leuwi Cadas Dusun 2 Desa Benda Kecamatan Luragung.

Insiden terjadi pada Rabu, 10 Desember 2025, sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, korban berenang bersama dengan 6 teman sebaya. Salah satu temannya, Lufi, sempat mengukur kedalaman air dan mengira hanya setinggi lengan tangan jika berdiri.

Nahas, perkiraan tersebut salah. Korban Gio Borneo Sanjaya tiba-tiba terbawa arus air sungai yang sangat deras. Upaya heroik teman-temannya termasuk Ian, Lufi dan Aisar untuk menolong korban tidak berhasil karena kuatnya arus.

Melihat situasi tidak memungkinkan, Aisar bergegas mencari pertolongan kepada warga Desa Benda. Laporan mengenai musibah orang tenggelam diterima oleh Pusdalops PB BPBD Kuningan pada hari yang sama pukul 14.25 WIB. Tim BPBD Kuningan diturunkan ke lokasi.

“Memang betul. Korban adalah siswa SMPN 3 Ciawigebang. Kejadian tersebut di luar jam sekolah. Sedangkan untuk kronologisnya, bisa dikomunikasikan dengan pihak Kepolisian,” ujar Kepala SMPN 3 Ciawigebang, Agung Purwandono ketika dihubungi via whatsapps (WA).

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana menjelaskan, penanganan
darurat langsung dilakukan dengan mengaktifkan seluruh unsur terkait. Karena sebelumnya,
kepala desa setempat telah berkoordinasi dengan aparat kecamatan, TNI, Polri, BPBD dan
Damkar Kuningan.

Pada hari pertama, pencarian dilakukan mulai pukul 14.30 WIB hingga pukul 17.30 WIB, namun korban belum ditemukan. Medan sungai yang berat dan deras, membuat tim di lapangan membutuhkan Tim ESAR (Emergency Search and Rescue) untuk memaksimalkan operasi.

Upaya pencarian yang sempat terhenti dilanjutkan pada Kamis, (11/12/2025), pukul 08.00 WIB.
Setelah perjuangan tak kenal lelah itu, tim gabungan akhirnya menemukan korban. Jasad Gio Borneo Sanjaya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Cisanggarung.

Lokasi penemuan diperkirakan sekitar 500 hingga 700 meter dari titik awal korban hanyut di Desa Benda. “Korban dievakuasi dan jasadnya diserahkan kepada pihak keluarganya untuk proses pemakaman,” katanya.(Ya)

Related Articles

Back to top button