CirebonRaya

Dukung Pemutakhiran DTSEN, Pemkab Cirebon Tingkatkan Kualitas Data dan Pelayanan Sosial

 

 

 

 

kacenews.id-CIREBON- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon terus berupaya memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) benar-benar tepat sasaran. Salah satu langkah penting yang dilakukan adalah melalui pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Cirebon, H Agus Kurniawan Budiman saat membuka Rapat Koordinasi Pemanfaatan DTSEN untuk Bantuan Sosial di Kabupaten Cirebon tahun 2025 di Aula Nyimas Gandasari, Kantor Setda Kabupaten Cirebon, Selasa (28/10/2025).

Wabup menyampaikan  kegiatan ini merupakan langkah Pemda dalam upaya untuk meningkatkan kualitas data dan pelayanan sosial di Kabupaten Cirebon.

Menurutnya kegiatan ini akan menjadi langkah awal untuk memastikan bahwa bantuan sosial dan program-program pembangunan yang pihaknya salurkan benar tepat sasaran dan  memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Intinya Pemkab Cirebon bersinergi dengan pemerintah pusat dengan adanya DTSEN ini, kita di Kabupaten Cirebon sudah mulai tegas. Karena ini penggabungan data, harapannya supaya bantuan yang diluncurkan kepada masyarakat terutama bansos seperti PKH, sembako dan lainnya bisa jatuh ke tangan yang tepat yaitu masyarakat dalam kategori membutuhkan,” katanya.

Kemudian masyarakat yang sudah naik kelas, nanti tidak diberi lagi bansos dari pemerintah pusat, Pemprov maupun Pemkab.

Ia mengemukakan Pemerintah Kabupaten Cirebon memiliki komitmen yang teguh dan tidak bisa ditawar dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem.

“Makanya untuk mewujudkan cita-cita mulia ini, kita memerlukan satu pondasi yang kuat, yaitu data yang akurat, terpadu, dan terupdate,” katanya.

Pihaknya mengajak untuk bersama-sama menyatukan langkah dalam menyukseskan implementasi dan pemutakhiran DTSEN, sesuai yang diamanatkan oleh pemerintah pusat. DTSEN bukan sekadar daftar nama dan angka. DTSEN adalah “wajah” sejati kondisi sosial ekonomi rakyat Cirebon saat ini.

“Pemutakhiran data ini menjadi sangat penting, karena agar menjamin ketepatan sasaran bansos, kemudian menghapus multi-data dan tumpang tindih program,”ucapnya.

Jigus mengungkapkan, selama ini pihaknya sering dihadapkan dengan data kemiskinan yang bervariasi antar instansi. Maka, dengan kehadiran DTSEN sebagai data tunggal mengakhiri kebingungan tersebut.

“Dengan data yang seragam, kita bisa merancang program intervensi secara terintegrasi dan menghindari tumpang tindih anggaran,” katanya.

Ia menyebutkan, pemutakhiran DTSEN adalah kunci agar program perlindungan sosial di Kabupaten Cirebon selalu adaptif dan responsif terhadap perubahan kondisi riil masyarakat di tingkat desa.(Junaedi)

 

Related Articles

Back to top button