CirebonRaya

Ancaman Bencana Mengintai, BPBD Kabupaten Cirebon Deklarasikan Gerakan Kencana

 

 

 

kacenews.id-CIREBON-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon menggelar Sosialisasi dan Deklarasi Gerakan Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana) di salah satu hotel di Kecamatan Kedawung, Selasa (28/10/2025).

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda  Kabupaten Cirebon Syafrudin mengemukakan sesuai amanat Undang-Undang omor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, menegaskan penanggulangan bencana sebagai salah satu urusan wajib layanan dasar pemerintah daerah (Pemda).

Menurutnya kecamatan tangguh bencana merupakan bagian penting dari upaya bersama dalam mewujudkan masyarakat yang tangguh, siaga, dan mampu menghadapi ancaman bencana.

“Kabupaten Cirebon memiliki potensi bencana yang beragam, seperti banjir, angin puting beliung, kekeringan, dan tanah longsor dengan total kejadian 243 bencana pada 2024 dan 124 kejadian bencana di 2025,” tuturnya.

Ia  mengungkapkan pada 2025 ada penurunan angka peristiwa bencana, hal tersebut disebabkan oleh faktor alam yang selalu dinamis dan peran seluruh pihak yang telah melakukan kegiatan dan upaya pengurangan risiko bencana.

“Melalui program Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana) ini, kita ingin menegaskan komitmen bahwa penanggulangan bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan menjadi tanggung jawab kita bersama,” katanya.

Ia meminta kecamatan mendukung peningkatan mutu penyelenggaraan standar pelayanan minimal (SPM) sub urusan bencana dari dukungan anggaran pada saat musrenbang kecamatan. Sehingga capaian pemenuhan pelayanan standar pelayanan minimal sub urusan bencana dapat meningkat.

“Tahun sekarang BPBD Kabupaten Cirebon telah melaksanakan kegiatan pembentukan kesekretariatan kecamatan tangguh bencana di 10 kecamatan dari total 40 kecamatan,” ujarnya.

Syafrudin berharap, dengan dibentuknya Kencana ini, menjadi contoh sekaligus penggerak bagi kecamatan yang lainnya untuk dapat melaksanakan pembentukan kesekretariatan kecamatan tangguh bencana di Kabupaten Cirebon.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Cirebon, Ikin Asikin menyebutkan ada 10 kecamatan yang memiliki potensi bencana yang menjadi perhatian pemerintah daerah. Di antaranya Kecamatan Waled, Karangwareng, Penguragan, Tengahtani, Sumber, Greged, Dukupuntang dan wilayah lain yang punya tebing dan berpotensi terjadi longsor.

“Dari 40 kecamatan, ada 10 kecamatan yang sudah terpetakan. Selain kecamatan yang berpotensi longsor, juga ada banjir dan kekeringan,” katanya.(Junaedi)

 

 

 

Related Articles

Back to top button