Gedung DPRD Kabupaten Cirebon Sedang Direnovasi, Dorong Aktivitas Kedewanan Kembali Optimal
kacenews.id-CIREBON-Proses renovasi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon masih terus berjalan.
Kepala Bagian Umum dan Keuangan Sekretariat DPRD, Wawan Siswandar, mengungkapkan pengerjaan renovasi gedung DPRD dilakukan sepenuhnya oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dengan menggunakan anggaran APBN.
“Semua tahapan dan target waktu pengerjaan menjadi tanggung jawab Kementerian PU. Kami di DPRD hanya sebagai penerima manfaat dari kegiatan renovasi ini,” ujar Wawan, Senin (27/10/2025).
Renovasi gedung DPRD Kabupaten Cirebon dilakukan setelah kerusuhan dan aksi perusakan yang terjadi dalam demonstrasi beberapa waktu lalu. Saat ini, kata Wawan, pengerjaan tengah difokuskan pada pemasangan kusen dan jendela di lantai bawah.
“Target penyelesaian sudah ditentukan pihak PU, tapi kami belum mendapat kepastian kapan rampungnya. Harapan kami sih Desember sudah selesai. Karena kami hanya penerima, ya tergantung dari pihak yang melaksanakan,” katanya.
Ia menyebutkan, berdasarkan informasi dari Kementerian PU, proyek renovasi hanya meliputi perbaikan fisik standar bangunan. Artinya, sarana dan prasarana kerja yang rusak atau hilang tidak termasuk dalam paket renovasi tersebut.
“Kalau ornamen seperti pintu kayu berukir di bagian depan dan ruang paripurna, itu nanti akan kami anggarkan melalui APBD. Pihak PU hanya memperbaiki fisik bangunan standar, tidak termasuk pengadaan komputer atau peralatan kerja lainnya,” tuturnya.
Menurutnya, untuk melengkapi kebutuhan sarana kerja, Sekretariat DPRD akan melakukan pengadaan secara bertahap melalui APBD Kabupaten Cirebon.
“Kami ajukan secara bertahap ke Pemda, karena di sisi lain kita juga sedang melakukan efisiensi anggaran. Apalagi, ada pengurangan transfer dana dari pusat ke daerah,” katanya.
Wawan pun menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan renovasi yang diberikan pemerintah pusat melalui Kementerian PU. Proyek ini, akan dikerjakan hingga tahap akhir termasuk pengecatan dan finishing bagian dalam gedung.
“Kami sangat bersyukur dengan adanya bantuan dari pusat. Kalau harus mengandalkan APBD, mungkin butuh waktu lama mengingat kondisi keuangan daerah saat ini yang tengah efisien,” ujarnya.
Ia berharap, dengan rampungnya renovasi nanti, aktivitas kedewanan dapat kembali berjalan optimal dan fasilitas kerja pegawai semakin representatif.(Is)





