Digelar di Kawasan Batik Trusmi, Pemda Apresiasi Festival Band Bupati Cup

kacenews.id-CIREBON-Bupati Cirebon,H Imron bersama Wakil Bupati, H Agus Kurniawan Budiman secara resmi membuka Festival Band Bupati Cup 2025 yang digelar di Kawasan Batik Trusmi, Kecamatan Weru, pada Jumat (22/8/2025) malam.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sekaligus sebagai ajang penggalian potensi seni dan budaya masyarakat khususnya di kalangan generasi muda.
Imron menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini.
Menurutnya festival band menjadi bentuk inovasi pemanfaatan ruang publik di Trusmi yang kini semakin menarik perhatian masyarakat.
“Saya ucapkan terima kasih kepada panitia yang telah menginovasikan tempat ini menjadi daya tarik bagi masyarakat Kabupaten Cirebon,” katanya.
Ia mengungkapkan Kabupaten Cirebon memiliki kekayaan seni dan budaya yang perlu terus digali dan dilestarikan. Sehingga pentingnya peran generasi muda dalam menjaga identitas budaya di tengah kemajuan teknologi dan zaman.
“Generasi muda kita harus bisa melihat dan mempertahankan budaya. Maka dari itu, seluruh perangkat daerah mari bersama-sama menjaga seni dan budaya yang kita miliki,” katanya.
Menurutnya, seni dan budaya bukan hanya menjadi pelengkap, melainkan unsur utama dalam pembangunan daerah.
Kemudian sektor ekonomi berfungsi sebagai penunjang yang memperkuat keberlangsungan budaya tersebut. “Ekonomi itu penunjang, tetapi seni dan budaya adalah utamanya,” ujarnya.
Bahkan, kolaborasi antara masyarakat dan birokrasi mampu menciptakan sinergi yang mendorong kesejahteraan.
Ia pun mencontohkan geliat ekonomi yang tumbuh di Kawasan Kuliner Trusmi berkat peran UMKM lokal. “Ketika masyarakat dan birokrasi bersatu, maka ekonomi akan tumbuh. Di Trusmi ini banyak UMKM, dan ekonomi kita juga ikut bergerak,” ucapnya.
Bupati mengemukakan Festival Band Bupati Cup, tak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga ruang pembelajaran bagi peserta untuk mengasah bakat dan meningkatkan kemampuan.
“Ajang ini menjadi sarana belajar dan motivasi bagi anak-anak kita. Penampilannya pun tidak kalah dengan artis,” tuturnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus tumbuh di berbagai wilayah Kabupaten Cirebon, agar potensi lokal semakin tergali dan budaya daerah tetap hidup.
“Mudah-mudahan akan muncul Trusmi-Trusmi lain yang bisa menjadi ruang hiburan dan pengembangan potensi,” katanya (Junaedi)