Ayumajakuning

Dua Pohon Tumbang Timpa Atap Bangunan SDN Cigintung, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta Rupiah

kacenews.id-KUNINGAN-Dua pohon berukuran besar tiba-tiba tumbang menghantam atap bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cigintung Kelurahan Cigintung Kecamatan/Kabupaten Kuningan. Meski tidak menelan korban jiwa namun insiden tersebut menyebabkan kerusakan pada atap yang diperkirakan mencapai Rp5 juta, Kamis (28/8/2025).

Sedangkan pohon tersebut terdiri dari Pohon Lengkeng berukuran 25 meter dengan keliling 70 cm. Serta Pohon Kersen yang ukurannya sedikit lebih kecil sekitar 18 meter dengan keliling 20 cm. Insiden pohon tumbang tersebut diperkirakan terjadi pagi dini hari sebelum pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM).

Namun kejadian pohon tumbang tersebut membuat Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kuningan, Rizal Arif Gunawan didampingi Kepala Seksi Sarana Prasarana, Aji Hardiman dan Kepala Seksi Kurikulum, Iman Nurfatoni serta Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD Kecamatan Kuningan, Samsudin meluncur ke lokasi untuk memastikan kondisi sebenarnya.

Sementara itu, salah satu Guru SDN Cigintung, Opik Taufik Hasan meminta bantuan kepada Unit Pelaksan Teknis Dinas Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja (UPTD Damkar Satpol PP) Kabupaten Kuningan. Sehingga tak selang lama, 7 petugas meluncur ke lokasi kejadian. Mereka dibantu anggota Kodim 0615 Kuningan serta para pejabat Disdikbud.

Kepala UPTD Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusumah menyebutkan, laporan masuk pada tanggal 28 Agustus 2025 sekira pukul 07.10 WIB. Tim Damkar Kuningan segera merespons, berangkat pukul 07.25 WIB dan tiba di lokasi 30 menit kemudian atau tepatnya pukul 07.55 WIB.

Seluruh proses penanganan memakan waktu empat jam. Tim selesai bekerja pukul 11.55 WIB. Penyebab pohon tumbang tersebut diperkirakan karena hembusan angin kencang pagi dini hari karena bertepatan juga dengan musim kemarau panjang.
Kondisi tersebut membuat pohon lebih rentan tumbang. Pohon-pohon tersebut kemungkinan sudah rapuh, tidak bisa menahan kuatnya tiupan angin. Akibatnya, mereka roboh dan menimpa bangunan sekolah.

“Tim gabungan petugas Damkar Kuningan dibantu berbagai pihak memotong dan menyingkirkan bagian-bagian pohon yang menimpa atap sekolah. Hal itu dilakukan dengan sangat hati-hati agar kerusakan tidak semakin parah. Dalam empat jam kerja keras, dua pohon yang tumbang berhasil disingkirkan seluruhnya,” tuturnya.(Ya)

Related Articles

Back to top button