Antisipasai Massa Unjuk Rasa ke Bandung-Jakarta, Polisi Sekat Wilayah Perbatasan

kacenews.id-MAJALENGKA-Sejumlah anggota Polres Majalengka dari Satuan Lalulintas lakukan penyekatan di wilayah perbatasan Cirebon-Majalengka tepatnya di GT Sumberjaya dan GT Kertajati Majalengka, untuk mengantisipasi adanya mobilisasi masa yang akan melakukan unjuk rasa ke Bandung, Kamis (28/08/2025).
Penyekatan dilalukan sejak Rabu (27/8/2024) malam hingga Kamis karena adanya informasi sejumlah buruh yang akan berunjuk rasa di Jakarta dan Bandung.
Menurut keterangan Kapolres Majalengfka Ajun Komiosaris Besar Polisi Willy Andrian disertai Kasubag Humas Riyana, penyekatan sebagai langkah antisispasi masa dari arah Timur yang akan berangkat ke Bandung untuk melakukan aksi unjuk rasa.
Penyekatan tersebut di pimpin langsung Kasat lantas Ajun Komisasis Polisi Rudy Sudaryono
Dalam kegiatan penyekatan tersebut setiap kendaraan khusunya bus yang melintas dari arah Cirebon menuju Bandung diberhentikan untuk dilakukan pemeriksaan, guna memastikan tidak ada mobilisasi masa yang akan melaksanakan unras ke Gedung Sate Bandung.
Selain memeriksa bus anggota Polri juga memeriksa barang bawaan penumpang untuk memastikan tidak membawa barang yang berbahaya teramsuk senjata tajam.
Dalam kesempatan tersebut Kasat Lantas Rudy Sudaryono menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban dan tetap tenang tidak terpancing povokasi dan isu-isu yang belum jelas kebenarannya.
“Kami menghimbau kepada warga agar tetap menjaga kondusifitas ketertiban dan keamanan serta tidak terlibat dalam kegiatan yang mengganggu stabilitas keamanan nasional, jangan mudah terprovokasi dan isu-isu yang tidak jelas kebenarannya,” pungkas Kasat Lantas.
Menurit Kasat Lantas, berdasarkan pantauannya sementara ini jajaran kepolisian belum di temukan mobilisasi masa yang akan melaksanakan unjuk rasa ke Bandung
Sementara itu diperoleh informasi sejumlah pemgurus asosiasi buruh telah berangkat ke Jakarta pada Rabu siang. Mereka akan turut melakukan aksi demo di Jakarta bersama asosiasi buruh lain.
Aksi demo untuk menuntut penghapusa UU Cipta Kerja serta kenaikan UMK jelang rapat UMK untuk penentuan besaran UMK di Tahun 2026 mendatang.(Tat)