CirebonRaya

Jalan Cibogo-Ambit Rusak Parah Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Cemas Korban Berjatuhan

Jalan Rusak Cibogo-Ambit , Kolam, Desa Cibogo dan Ambit, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon

Oleh Supra-Kabar Cirebon

Jalan Cibogo-Ambit Rusak Parah Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Cemas Korban Berjatuhan

Di bawah terik matahari siang, Agus (42 tahun) harus berhenti sejenak di tengah jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Cibogo dan Ambit, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon.

Ia menunduk, memastikan motornya bisa melewati genangan air yang menutup hampir seluruh badan jalan. Dari jauh, ruas jalan itu tak ubahnya seperti kolam renang di tengah desa.

“Kalau habis hujan, makin parah. Genangan menutupi lubang besar. Tidak jarang, orang jatuh karena tidak melihat jalan berlubang,” kata Agus, yang setiap hari melintas di jalur itu, Selasa (26/8/2025).

Sudah lama kerusakan jalan ini dibiarkan. Lubang yang kian melebar membuat pengguna jalan was-was setiap kali melintas. Apalagi, bagi warga yang harus berangkat pagi-pagi buta ke pasar atau sekolah. Bagi mereka, rasa takut jatuh bukan lagi ancaman, melainkan bagian dari keseharian.

Ade (35 tahun), warga lain yang setiap hari mengantarkan anaknya ke sekolah lewat jalan tersebut, mengaku selalu diliputi kecemasan. “Setiap lewat, selalu waswas. Kalau terpeleset atau terjebak di genangan, bukan cuma motor yang rusak, tapi nyawa bisa jadi taruhannya,” ujarnya.

Bagi warga sekitar, kondisi ini tak hanya soal kenyamanan berkendara. Jalan rusak berarti akses ekonomi terhambat, hasil panen sulit diangkut, anak sekolah terhambat, bahkan rasa aman tergadai. Jalan yang semestinya menjadi urat nadi desa justru berubah menjadi sumber masalah.
Warga berharap, pemerintah daerah segera membuka mata dan telinga. Perhatian terhadap perbaikan jalan kabupaten jangan hanya menyentuh jalur utama yang ramai lalu lintas, tetapi juga menjangkau pelosok desa.

“Jangan tunggu ada korban jiwa. Kami hanya ingin bisa beraktivitas dengan aman,” harap Agus lirih.

Kerusakan jalan Cibogo-Ambit menjadi cermin bahwa pembangunan infrastruktur tidak boleh setengah hati. Karena bagi masyarakat desa, jalan bukan sekadar aspal dan beton, melainkan napas kehidupan sehari-hari.(Pra)

Related Articles

Back to top button