Nasional

Pasca Kesepakatan Tarif Dagang Indonesia-Amerika Serikat, IHW Edukasi Masyarakat tentang Produk Halal

kacenews.id-CIREBON-Indonesia Halal Watch terus memberikan edukasi terkait produk-produk halal di dalam negeri. Terlebih, pasca kesepakatan tarif dagang Indonesia – Amerika Serikat, di mana Amerika terus menuntut dan memaksa Indonesia agar produk yang masuk ke Indonesia dengan mengabaikan berbagai hambatan, termasuk di antaranya adalah syarat halal yang diminta Amerika agar tidak diperlukan saat produknya masuk ke RI.

“Bagaimana kita saat ini menghadapi persoalan baru, yaitu tuntutan Amerika yang ingin memaksakan Indonesia untuk menerima produknya dengan mengabaikan berbagai hambatan, termasuk halal,” ujar Founder Indonesia Halal Watch (IHW) yang sekaligus Wasekjen MUI, Dr H Ikhsan Abdullah, usai menjadi pemateri dalam seminar produk halal dan perdagangan global: Indonesia – Amerika. Seminar ini bertajuk ‘Implementasi UU No 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal Pasca Implementasi Tarif Dagang Indonesia – Amerika Serikat.

Menurutnya, tuntutan Amerika agar mengabaikan produk halal untuk masuk ke Indonesia tentu merupakan persoalan mendasar karena masyarakat Indonesia didominasi oleh kaum muslim.

“Kita terus minta pemerintah agar persoalan ini untuk dirundingkan dengan Amerika agar pihak sana diberikan pemahaman bahwa Indonesia memiliki culture yang berkaitan dengan agamanya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, produk halal ini merupakan diplomasi yang harus digaungkan oleh pemerintah.

“Ini titipan penting untuk pemerintahan Prabowo, dan ini sangat krusial karena halal itu menyangkut hajat hidup orang banyak,” katanya.

Selain itu, pihaknya pun meminta masyarakat agar jeli dan teliti dalam menggunakan produk.

“Kita harus menggunakan produk halal, karena produk Amerika dan China terus mengancam untuk masuk ke dalam negeri. Dan perlu diketahui bahwa produk halal tak hanya menyentuh produk makanan, tapi juga kosmetik, obat dan produk rekayasa teknologi,” ujarnya.

Bagi produsen yang belum melabeli produknya dengan label halal, menurutnya, maka siap-siap ditinggal pasar karena saat ini masyarakat sudah cerdas dalam menggunakan produk.

“Untuk itulah kami terus melakukan edukasi kepada masyarakat, termasuk mahasiswa KKN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang saat ini hadir dalam seminar,” katanya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Edy Setyawan mengatakan, kegiatan seminar untuk memberikan edukasi tentang halal life style untuk mahasiswa dan masyarakat sekitar ini sangat mengasyikkan.

“Seminar ini bagus untuk memberikan edukasi, bahwa banyak produk yang harus diteliti, tak hanya makanan tapi juga obat, kosmetik, juga pakaian,” ujarnya.

Ia menambahkan, mahasiswa KKN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon bisa dilibatkan dalam sosialisasi produk halal, di antaranya mereka bisa jadi duta halal di daerahnya masing-masing.(Fan)

Related Articles

Back to top button