CirebonRaya

Di Kota Cirebon, Daging Ayam Ras Penyumbang Inflasi Tertinggi

CIREBON – Pada April 2023 Kota Cirebon kembali mengalami inflasi sebesar 0,37 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 112,61. Berdasar keterangan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon, dari 7 kota pantuan IHK di Provinsi Jawa Barat (Jabar), seluruh kota mengalami inflasi.

Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tasikmalaya sebesar 0,63 persen dengan IHK 113,49. Sedangkan, inflasi terendah terjadi di Kota Depok sebesar 0,23 persen dengan IHK sebesar 116,41.

Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukan dengan naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran. Mengenai beberapa kelompok penyumbang inflasi, BPS menyebutkan, seperti kelompok makanan, minuman dan tembakau mengalami inflasi sebesar 0,66 persen, kelompok pakaian dan alas kaki tidak mengalami perubahan indeks harga.

Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga tidak mengalami perubahan indeks harga; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga mengalami inflasi sebesar 0,06 persen.

Kelompok kesehatan tidak mengalami perubahan indeks harga, kelompok transportasi mengalami inflasi sebesar 1,18 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan tidak mengalami perubahan indeks harga.

Kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya tidak mengalami perubahan indeks harga; kelompok pendidikan tidak mengalami perubahan indeks harga.

Kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran mengalami inflasi sebesar 0,13 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami inflasi sebesar 0,38 persen.

Adapun dari beberapa komoditas penyumbang inflasi tertinggi pada April 2023, antara lain, daging ayam ras, tarif kereta api, angkutan antar kota, tarif kendaraan travel, dan kendaraan carter/rental.(Epih)

 

 

Related Articles

Back to top button